Selasa . 26 Mei 2020

Press Release Sosialisasi dan Klinik ISPO

2019-12-19

Dalam upaya percepatan menuju Indonesian Sustainable Palm Oil System ( ISPO ) bagi Perusahaan Perkebunan Kelapa sawit yang tergabung didalam wadah GAPKI Kalimantan Barat, telah digelar Sosialisasi & Klinik ISPO sejak  tanggal 17 - 18 Desember 2019 di Hotel Mercure Pontianak.
Peserta yang hadir sekitar 100 orang  meliputi perwakilan perusahaan anggota GAPKI, perwakilan asosiasi petani kelapa sawit, dengan mendatangkan narasumber dari Komisi ISPO Pusat dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan
Klinik ISPO berhasil mengurai beberapa kendala yang dihadapi dilapangan dalam menjalani proses sertifikasi ISPO antara lain berkaitan dengan kelengkapan dokumen pendukung sesuai SOP, aspek lagalitas/perizinan serta aspek lain sesuai prinsip dan kriteria yang ditetapkan didalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 11 tahun 2015.
Sebagai bentuk komitmen para pelaku usaha perkebunan kelapa sawit, khususnya yang tergabung dalam wadah GAPKI Kalbar, kendala tersebut segera akan ditindaklanjuti bersama tim percepatan ISPO Gapki Kalbar dan Gapki Pusat, dengan demikian  sesuai arahan Ketua Umum Gapki Pusat pada tahun 2020 ditargetkan seluruh perusahaan anggota Gapki sudah  mendapatkan sertifikat ISPO, saat ini tercatat 27 perusahaan dari 59 perusahaan Anggota Gapki Kalbar yang sudah mendapatkan sertifikat ISPO.
Mukhlis Bentara selaku Ketua Gapki Cabang Kalbar dalam sambutannya menekankan bahwa  Profesionalisme dalam mengelola sumber daya alam, sumber daya manusia maupun sumber daya finansial serta kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sekitar,  memadukan teknologi dan inovasi secara harmonis dalam agribisnis sawit ini merupakan modal dasar dalam mewujudkan usaha perkebunan kelapa sawit yang berdaulat, berdaya saing dan berkelanjutan.