Minggu . 17 Oktober 2021

Gebrakan Vaksinasi COVID-19 GAPKI Cabang Kalbar di Sekadau Sasar 5.720 orang

2021-10-14

Gebrakan Vaksinasi COVID-19 Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Cabang Kalbar yang dilaksanakan di PT Parna Agromas, Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau menyasar 5.720 orang, Rabu (13 Oktober 2021). Kegiatan tersebut yang difasilitasi GAPKI  sebagai  upaya dan komitmen untuk  mendukung pemerintah dalam hal percepatan Vaksinasi COVID-19 di Kalimantan Barat.

Vaksinasi tersebut dibuka secara serempak oleh Bupati Sekadau Aron dan juga langsung dihadiri Tim Percepatan Vaksinasi COVID-19 Provinsi Kalbar.

Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalbar, Idwar Hanis mengatakan vaksinasi tersebut diperuntukan bagi masyarakat di lima  perusahaan yang berada di Kecamatan dan 5 desa se-Kabupaten Sekadau.

Khusus di Kalbar dikatakan Idwar berdasarkan data ditargetkan sebanyak 200.000 vaksin meliputi 12 Kabupaten dan 1 kota Pontianak, yang terdiri dari 83 kecamatan, dan 104 desa.

"Yang terlibat ada 65 perusahaan, jadi mudah-mudahan nanti membantu memberikan respon kepada masyarakat yang memang sementara ini masih ragu melaksanakan vaksin," kata dia.

Ia pun mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan Pemda Sekadau yang telah mendukung dan memberikan arahan dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Sementara itu, Manager PT Parna Agromas Herkulanus Rudi menambahkan Gebrakan Vaksinasi COVID-19 yang digelar di lima perusahaan yang tergabung dalam Gapki yaitu  PT Parna Agromas sebanyak 2666 dosis, PT TBSM sebanyak 1455 dosis, PT GUM sebanyak 709 dosis, PT KSP sebanyak 761 dosis, dan PT PHS sebanyak 137 dosis.

"Sebelumnya juga telah dilakukan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemda Sekadau, TNI dan POLRI khususnya di PT Parna Agromas dengan jumlah sasaran 700 orang," ujar Rudi.

Ia menyebutkan dengan vaksinasi yang dilaksanakan hari itu, total sebanyak 3.000 orang telah divaksin di wilayah perusahaan Parna Agromas. 

"Atas perhatian pemerintah, TNI, POLRI dan Gapki kami sampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya, kami selalu siap sedia membantu pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi covid-19 bagi masyarakat umum dan perkebunan," ujar Rudi.

Untuk cakupan wilayah kerja PT Parna Agromas diketahui ada sebanyak 8 desa, namun yang baru mendaftarkan diri dalam vaksinasi baru 5 desa. Rudi berharap desa lainnya dapat segera mendaftarkan diri.

"Untuk karyawan yang sudah divaksin sekitar 95 persen dan dilakukan secara bertahap, karyawan tidak kita vaksin sekaligus. Untuk hari ini 600 orang karyawan beserta keluarga dan 200 dari masyarakat. Tanggal 15, nanti ada vaksinasi 500 dosis, dan tanggal 18 juga sebanyak 500 dosis. Kita ingin mencapai kekebalan kelompok di wilayah perkebunan kita," tutupnya.