Selasa . 24 Mei 2022

GAPKI dan Dinas LHK Kalbar sosialisasikan Sparing

2022-01-19

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalbar bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melakukan sosialisasi Sparing di Pontianak, Selasa (18/1/2022).

"Dalam mewujudkan industri kelapa sawit berkelanjutan. GAPKI Kalbar berkomitmen secara positif dan kritis terhadap regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah. Oleh karenanya GAPKI menginisiasi sosialisasi Sparing bersama Dinas LHK untuk memberikan pemahaman kepada anggota," ujar Ketua GAPKI Cabang Kalbar, Purwanti Munawair.

Purwanti menjelaskan bahwa aspek pengawasan menjadi semakin penting untuk memastikan apakah kinerja pengolahan limbah sawit sesuai dengan standar.

"Kembali, GAPKI berkomitmen secara prinsip dan kritis terhadap regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah," jelas dia.

Namun begitu, dirinya tak menampik adanya kendala yang dihadapi oleh perusahaan. Adapun kendala utama yang pasti dihadapi dalam penggunaan alat Sparing tersebut adalah jaringan.

"Kami juga menyarankan agar peralatan Sparing yang dipilih dan dipergunakan harus memiliki kualitas yang terbaik yang berarti bahwa pemilihan vendor haris lebih selektif dan GAPKI sepenuhnya menyerahkan keputusan untuk memilih vendor kepada anggota. Mengingat kewajiban pemasangan alat Sparing tersebut maka kami mendorong agar perusahaan sawit untuk segera merealisasikan hal tersebut," jelas dia.

Sementara itu, Sementara itu, Kabid Penanganan Sampah dan Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kalbar, Lasmi Yulistiana menjelaskan bahwa Sparing adalah suatu sistim pemantauan air limbah secara otomatik secara terus menerus di dalam jaringan yang dipergunakan untuk memantau dan mencatat pengukuran keadaan suatu parameter sesuai regulasi Permen KLHK P.80 Tahun 2019 yang merupakan perubahan atas Permen Nomor P. 93 tahun 2018 yang mengatur tenang sistim pemantauan air limbah.

"Melalui Sparing bertujuan mendapatkan data yang akurat, keseimbangan data, early warning system dan proper 2020 -2023," kata dia.

Ia menambahkan bahwa peralatan yang dipilih dan dipergunakan harus memiliki kualitas yang terbaik yang berarti bahwa pemilihan vendor haris lebih selektif.

"GAPKI sepenuhnya menyerahkan keputusan untuk memilih vendor kepada anggota," katanya.

Sayid Idrus dari PT HAS Environmental mengatakan tujuan dari pemasangan alat Sparing adalah agar mendapatkan data yang akurat terkait limbah dari PKS. Penggunaan alat ini harus memenuhi aspek pemilihan alat yang tepat, dapat berjalan dengan baik 24 jam terus menerus, memiliki daya tahan tinggi, dan memiliki akurasi sensor yang berkualitas

"Hal ini hanya bisa dipenuhi dengan Unit sensor yang memang rugged, well proof performance, relatif mudah dan low cost dalam perawatannya, serta vendor memiliki komitmen dalam hal after sales services," jelasnya.

Dengan keakurasian, maka menurutnya  kesinambungan data dapat diwujudkan.

"Akan sulit mendapatkan kesinambungan data jika sensor mudah rusak, tidak akurat, sulit dalam hal maintenance, tidak ada proteksi dari vendor jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi baik itu dalam bentuk warranty,  garansi, maupun after sales services yang tertuang dalam kontrak kerja," jelas dia.