Rabu . 23 Agustus 2017

GAPKI cabang Kalimantan Barat

 

feature-top

Organisasi yang diberi nama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) didirikan di Jakarta pada tanggal 27 Febuari 1981, merupakan representasi dan wadah komunikasi, konsultasi, fasilitasi serta advokasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia dengan pemerintah, antar pengusaha Kelapa Sawit baik dalam maupun luar negri serta pemangku kepentingan lainya dalam rangka mewujudkan iklim usaha kelapa sawit yang sehat berdaya saing dan berkelanjutan.

Sejalan dengan semakin berkembangnya investasi dibidang perkebunan kelapa sawit di Indonesia, malasah dan tantangan yang dihadapi juga semakin dinamis baik subsitim hulu maupun hilir (lingkungan; perijinan; tata ruang pemasaran, konflik sosial agraris, dll) bahkan terpaan issu negatif yang dilancarkan oleh berbagai pihak tertentu perlu disikapi dan dihadapi secara bijak.

Agar kondisi seperti dikemukakan diatas dapat disikapi secara lebih cepat dan efektif maka dipandang perlu untuk membentuk cabang GAPKI di Kalimanta Barat, gagasan ini dapat diwujudkan dengan dikukuhkannya kepengurusan gapki periode I (2009 - 2011). Ketua Cabang GAPKI Kalbar terpilih pada waktu itu Bapak Lie Yongki. Selanjutnya kepengurusan GAPKI Cabang Kalbar periode II (2012 - 2014) terpilih sebagai ketua cabang adalah bapak Bernard Ho. Kepengurusan GAPKI Cabang Kalbar 2013 sampai 2016 yang pengukuhannya dilakukan pada bulan Novenber 2013 terpilih sebagai ketua cabang adalah Bapak Baim Rachman.

Masa kepemimpinan Bapak Baim Rachman hanya berjalan 10 bulan, hal ini disebabkan beliau memasuki masa pensiun sehingga tidak memungkinkan untuk mewakili perusahaan anggota (PTPN XIII). Melalui mekanisme rapat pengurus, tampuk pimpinan ketua cabang beralih kepada Bapak Nurhidayat.

Dalam perjalanan kepengurusan Gapki Cabang Kalbar Bapak Nurhidayat selaku ketua Cabang dilanjutkan oleh Bapak P. Girsang sampai akhir masa bakti kepengurusan periode 2013 - 2016, penggantian ini dikarenakan tugas beliau sebagai anggota tim pengawas Gapki Pusat. Melalui mekanisme musyawarah cabang yang diselenggarakan bulan November 2016 telah dilakukan penyegaran pengurus Gapki Cabang Kalbar dengan terpilihnya Bapak Mukhlis Bentara sebagai Ketua Cabang Gapki Kalbar untuk masa bakti 2017 - 2020. Acara pengukuhan kepengurusan Gapki Cabang Kalbar periode 2017 - 2020 oleh Ketua Umum Gapki Pusat dan disaksikan langsung oleh Bapak Gubernur Kalimantan Barat pada tanggal 16 Januari 2017, merupakan momentum kepengurusan baru untuk bergerak lebih cepat dalam memajukan agroindustri kelapa sawit di Kalimantan Barat.

Generic placeholder image

Sebagai komoditas yang memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional, maupun Kalimantan Barat, maka luas perkebunan kelapa sawit di kalimantan barat saat ini sudah menembus angka 1,4 juta ha dengan produksi mencapai 1.824 ribu ton dimana sekitar 252.832 ha, merupakan perkebunan milik 126.416 kepala keluarga petani mitra (data disbun th 2015).

Perkembangan yang pesat selama 10 tahun terakhir ini merupakan indikasi semakin membaiknya iklim investasi didaerah ini, sehingga kami sebagai pelaku usaha perkebunan kelapa sawit didaerah ini merasakan tenang dan aman dalam melaksanakan kegiatan dilapangan..